Mikoriza berasal dari kata mokro
(mykes =cendawan ) dan riza yang berarti akar tanaman yang berarti akar tanaman
struktur yang terbentuk dari asosiasi
ini tersusun secara beraturan dan
memperhatikan spektrum yang sayang luas baik dari dalam hal tanaman inang.jenis
cendawan maupon penyebarannya .Mikoriza merupakan asosiasi simbiotik antara
akar antara akar tanaman dengan jamur.Asosiasi antara akar tanaman dengan jamur
ini memberikan mampaat yang sangat baik bagi tanah dan tanaman inang yang
merupakan tempat jamur menjadi dua yaitu : 1. Endomikoriza adalah jamur yang
hifanya dapat menembus akar sampai akar
korteks.Endomikoriza penting untuk beberapa jenis tanaman polongan karena dapat
merangsang pertumbuhan bintil akar. 2. Ektomikoriza adalah jamur yang hijau nya
sampai pada bagian epidermis akar pertumbuhan atau tidak sampai kedalaman
korteks akar (Pujianto , 2001 ).
Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan
mikoriza yaitu : 1). Suhu,penetrasi dan perkembangan hifa diakar peka pula
terhadap suhu tanah . Pada umumnya imfeksi oleh cendawan MVA mengikat dengan
naiknya suhu , peran mikoriza hanya menurun pada suhu 400 C. 2). Kadar air tanah
,dengan adanya mikoriza dapat meningkatkan kemampuan tanaman untuk tumbuhan dan
bertahan pada kondisi yang kurang air. 3). PH tanah,perubahan pH tanah melalui
pengakuran biasany berdampak mengikat bagi perkembangan MVA asli yang hidup
pada tanah tersebut sehingga pembentukan mikoriza menurun. 4). Bahan organik, jumlah maksimum
spora di temuka pada tanah-tanah yang mengandung bahan organik 1-2 person
sedangkan pada tanah-tanah berbahan organik
kurang dari 0,5 person kandungan spora sangat rendah. 5) . Cahaya dan
ketersediaan cahaya . 6 ). Fungsida (Rahaya, 2003 ).
Tanaman yang bermikoriza yang
jumlahnya lebih baik dari tanaman yang
bermikoriza. Penyebap utama adalah mikoriza secara efektip dapat meningkatkan
penyerapan unsur hara makro maupun mikro,selain itu akar bermikoriza dapat
menyerap unsur hara dalam bentuk terikat yang tidak tersedia bagi
tanaman.Mamfaat yang dapat di proleh tanaman inang dari aanya asosiasi mikoriza
adalah Meningkatkan penyerapan unsur hara,Tahan terhadap serangan
patogen,Sebagai konsrfasi tanah ,sebagai sumber pembuatan pupuk
biologi,sinergis dengan mikroorganisme lain,dapat meningkatkan keanekaragaman
tumbuhan (Santosa,1989).
Bakteri rhizobium merupakan mikroorganisme
yang amonia (NH3 )yang akan di ubah menjadi asam amino yang
selanjutnya menjadi senyawa nitrogen yang di perlukan
tanaman untuk tumbuh dan berkembang, sedangkan Rhizobium sendiri memperolrh
karbohidrat sebagai sumber energi dari tanaman inang (Dwijoseputro, 1992).
Bakteri Rhizobium mempunyai dampak
yang positif baik langsung maupun tidak langsung terhadap sipat fisik dan kimia
tanah sehingga mampu meningkatkan kesuburan tanah. Namun dalam keadaan tertentu
bakteri tersebut dapat di pengaruhi oleh kondisi tanah terutama pH
tanah,kondisi fisik ,kimia serta biologi tanah .Selain itu faktor kompetisi
merupakan faktor paling keritis yang menghambat kesuksesan inoklasi Rhizobium (Anonim, 2009).
PROSEDUR KERJA
A
. Pengamatan morfologi bintil akar secara makroskopis
1.
Dibersihkan bintil akar dari tanah
yang melekat dengan mencucinya pada air yang mengalir.
2.
Diamati dan gambar letek .Cara
peletakan (sendiri atau bergerombol )bentuk dan ukuran bintil akar.
B
. Pengamatan secara mikroskopis.
1.
Dibersihkan bintil akar dari tanah
yang melekat dengan mencucinya pada air yang mengalir.
2.
Dilepaskan bintil akar,kemudian di
hancurkan bintil akar tersebut drngan ganggang jarum pereparat seteril (jarum
enten).
3.
Diambik suspensi bakteri kemudian
di letakkan pengecetan gram
4.
Diamati di bawah mikroskop (bentuk
an warna) bakteri.Sebelum itu di berikan minyak imersi
5.
Dilakukan perlakuan yang sama
(1-4) untuk bakteri bintil akar pada kedelai,kacang tunggak dan putri malu.
HASIL
PENGAMATAN
A . Pengamatan makroskopis bintil akar
1. 1.
Putri malu
Keterangan : 1. Akar primer .
2.
Akar sekunder
3.
Bintil akar
Deskripsi : Bintil akar tumbuh pada akar primer dan sekunder.
2. 2.
Kacang Tanah
![]() |
Keterangan
: 1. Batang
2.Akar primer
3. Akar sekunder
4.
Bintil akar
Deskripsi : Bintil
akar tumbuh pada akar skunder saja.
3. 3. .
Akar Turi
Keterangan
: 1. Batang
2.Akar
skunder
3.Bintil
akar
Deskripsi : Bintil
akar tumbuh pada akar skunder dan perimer.
B
. Pengamatan mikroskois
1
1. .
Putri Malu
Keterangan : 1. Jaringan tumbuhan
2 . Sel mikoriza
Perbesaran: 10 x 40
Deskripsi : Mikoriza masuk ke dalam
jaringan tumbuhan .Berbentuk batang berwarna biru.Terdapat di bagian korteks.
2
2.
Bakteri Bintil Akar Vigna sp.
![]() |
Keterangan :Bakteri
Bintil Akar
1.
Bentuk coccus
2.
Bentuk Basilus
Perbesaran: 10 x 40
Deskripsi : Bakteri ini berbentuk
coccusdan basilus hiduop tanpa bergrombol dan berwarna ungu.
3. Bakteri Bintil Akar sesbania
glendiflora sp.
![]() |
Keterangan: Bakteri buih akar
1.
Bentuk coccus bergerombolan
Perbesaran: 10 x 40
Deskripsi : Berwarna
ungu karena termasuk gram positif
4.
Bakteri Bintil Akar Mimosa
pualica sp.
![]() |
Keterangan :1. Bakteri bintil akar
Perbesaran: 10 x 40
Deskripsi
: Berbentuk coccus , berewarna merah karena gram negatif.
PEMBAHASAN
Mikoriza merupakan jamur yang
terdapat pada bintil akar Mikoriza berfungsi sebagai penambat unsur P. Mikoriza
tumbuh pada akar tanaman ,Mikoriza bersimbiosis dengan tanaman dan simbiosis
tersebut merupakan simbiosis mutualisme,dimana mikoriza menyediakan unsur P
(fosfor) bagi tanaman dan tanaman menyediakan tempat hidup dan nutrisi yang di
butuhkan mikoriza.
Pada hasil pengamatan di temukan
bahwa mikoriza tumbuh pada jaringan tumbuhan yaitu pada bagian korteks dimana
mikoriza tersebut merupakan berbentuk batang (Basillus) dan berwarna biru
.Mikoriza ini merupakan jamur beragam positif karena mengikat kuat cat utama
sehingga tidak dapat di lunturkan oleh cat peluntur dan tidak dapt di warnai
dengan cat lawan atau cat penutup.Mikoriza ini termasuk dalam salah satu
kelompok endomikontayang tergolong dalam mikoriza Vesicular Arbuscular
(MVA)karena di temukan hidup pada bagian korteks . Walaupun hidup pada bagian
korteks tumbuhan yang masuk dengan cara mengimfeksi akar tanaman,tetapi tidak
menyebapkan kerusakan paa akar tanaman.MVA ini mempunyai peran penting bagi
tanaman misalnya memacu pertumbuhan tanaman paa lahan kering dan menyediakan
unsur hara mikro dan unsur hara nitrogen (fosfor).
Pengamatan ke dua dengan mikroskop
yaitu pengamatan bakteri bintil akar pada tanaman turi,putri malu dan kacang
tunggak .Bakteri akar paa akar turi dan akar kacang tunggak berwarna ungu ,hal
ini di karenakan bakteri tersebut merupakan bakteri gram positif karena
mengikat kuat cat warna utama sehingga tidak dapat di linturkan dengan cat
peluntur dan tidak dapat di warnai lagi dengan cat lawan atau penutup.Bakteri
bintil akar pada kacang tunggak (vigna
sp ) berbentuk coccus dan basillus sedang pada akar turi (sesbania
glandiflora) berbentuk coccus jga dan pada akar tanaman (Mimosa pudica)
berbentuk coccus dan bergerombol ,Berwarna pink sehingga termasuk gram
negatif,dan mempunyai daya ikat dan lemah pada cat utama ,dap di larutkan oleh
cat pelintur dan dapat di warnai oleh cat lawan atau penutup.
Bakteri bintil akar bersimbiosis
dengan tanaman dan pada umumnya pada tanaman Leguminose bentuk simbiosis antara
keduanya yaitu bakteri menyediakan unsur N bagi tanaman dan tanaman menyediakan
karbohidrat sebagai nutriennya.Warna merah pada bakteri dapat di sebutkan
karena kandungan peptidoglikan pada dinding sel bakteri semakin tipis kandungan
peptidoglikan maka untuk mengikat cat utam semakin lemah dan sebaliknya.
Pada umumnya bintil akar tersebut
berwarna merah karena bakteri tersebut mengandung senyawa peroteinyang di sebut
leghemoglobin yang di duga berperan mengangkut O2 ke
bakteroid.ukuran bintil akar juga tergantung pada besar kecilnya tumbuhan
tempat habitat nya .Misalnya pada tanaman turi yang di amati mempunyai ukuran
bintil akar yang lebih besar di bandingkan dengan yang lain.Hal ini di sebapkan
karena klebutuhan akan unsur hara dan unsur lain seperti N dan Fosfor jugu
semakin tinggi.Bakteri ini tumbuh pada bagian akar karena merupakan jenis bakteri
tanah yang umumnya tumbuh pada akar primer dan akar skunder.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil peraktikum yang
telah di lakukan dapat di simpulkan sebagai berikut :
1.
Mikoriza adalah jamur dengan geram
positif berwara biru.
2.
Bakteri bintil akar berwara merah
karensa termasuk gram negatif ( bakteri pada sebania dan glandiflora).
3.
Bentuk bintil akar ada yang caccus
dan ada yang basillus.
4.
Bakteri bintil akar pada tanaman Vigna
sp,dan Mimosa Pudica.termasuk gram positf termasuk berwarna ungu.
5.
Mikoriza merupakan jamur penambat
unsur P sedangkan bakteri bintil akar bakteri penambat N.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim,2009.://www.Makalah Mikoriza.Blokspot.com.Di
akses pada tanggal 3 Juni 2012
Dwidjoseputro,S.1992.Mikrobiologi Pangan .Jakarta:Gramedia
Pustaka Utama.
Pujianto.2001.Pemampaatan Jasad Mikro ,Mikoriza dan Bakteri Dalam Sistem Pertanian
Berkelanjutan Di indonesia .Bogor:Institup Pertanian Bogor.
Rahayu,Novi.2003.Pemampaatan Mikoriza dan Bahan Organik Dalam Rangka Reklamus Lahan
Pasca Penambangan.Pontianak.Fakultas Pertanian Tanjung Pura.
Santosa,DewiAndreas.1989.Teknik dan Metode Penelitian Mikoriza
Vesikulas Arbuskular.Bogor:Institut Pertanian Bogor




Thanks....
BalasHapusTitanium Gold - Table Games - TITIAN GOLD
BalasHapusThe Classic Gold. $39.99; $41.99; $59.99; $58.99; $99.99; $51.99. ecm titanium Table Games. titanium cost The titanium iphone case Classic Gold. $39.99; $54.99; $59.99; $56.99. Table Games. The titanium camping cookware Classic Gold. $39.99; titanium chords $55.99