A . Landasan
Teori
Berbagai macam alat yang di gunakan
dalam praktikum mikrobiologi antara lain : Mikroskop cahaya (Brightfield
microrcofe),Autoklaf,Inkubator (Incubator) hot plate stirrer dan stirreer bar,Coloni
Counter,Biological Safati Cabinet,Mikropipet (micropipete) dan tip.Cawan petri
(petridish),tabung reaksi (Reaction Tub/Test tube),Labu Erlenmeyer (erlenmeyer
flask),Gelas ukur (Graduated Cylinder),Tabung durham dan jarum inokulum (Anonim,2011).
Mikroskop cahaya memiliki perbesaran
1000 kali mikroskop ini memiliki kaki
yang berat dan kokoh agar dapat berdiri dan stabil.Mikroskop cahaya
memiliki tiga dimensi lensa yaitu :
Obyektif, Lensa okuler,dan lensa kondensor.Lensa okuler di mikroskop bias
membentuk bayangan tunggal (monokuler) dan
ganda (Binokuler).Pada ujung bawah mikroskop terdapat dudukan lensa obyektif yang bisa di pasangi 3 lensa atau
lebih.Dibawah tabung mikroskoptrdapat meja mikroskop yang merupakan tempat
pereparat sistem lensa yang ke tiga adalah Kondensor.Kondensor berperan uuntuk
menerangi obyek dan lensa mikroskop yang lain
(Campbell,2003).
Cawan petri atau telepa petri adalah Sebuah wadah yang bundar yang
terbuat dari plastik atau kaa yang digunakan untuk membiakkan sel.Cawan petri
slalu berpasangsn ,ukuran yang kecil sebagai wadah,sedangkan yang lebih besar
merupakan tutupnya.awan petri di namai menurut nama penemunya pada tahun 2877 yaitu Julrus Richard Petri (1852-1921) ahli
bakteri berkebsngsaan jermsn.Alat ini digunakan sebagai wadah untuk
penyelidikan teropi dan juga untuk
mengkultur bakteri,khamir,spora atau biji-bijian.Cawan petri plastik dapat
dimusnahkan sekali pakai untuk kultur bakteri (Pelezar,2005).
Pipet dapat dibedakan menjadi tiga yaitu Pipet
tetes,Pipet ukur, dan pipet volum .Pipet tetes disebut juga pipet pasteur yang
digunakan untuk mengambil cairan dalam
jumlah kecil tampa harus mengetahui jumlahnya
yang pasti dan bagian pangkalnya
di pasang alat penyedot dan karet
(Hadietomo,1989).
Mikroskop adalah Alat yang paling khas dalam
laboratorium Mikrobiologi yang
memkberikan perbesaran yang membuat kita
dapat melihat setruktur mikroorganisme yang tidak dapat di liahat oleh
mata telanjang.Mikroskop yang tersedia memungkinkan jangkauan perbesaran yang luas dari beberapa kali higga ribuan
kali (Anonim,2011).
B .
Metodologi Praktikum
1.
Waktu dan Tempat Praktikum
Praktikum di laksanakan pada hari sabtu tanggal 31 Maret 2012 Jam 11 : 30
– 13 : 30 dilaboratorium mikrobiologi Fakultas pertanian Universitas Mataram.
2.
Alat dan Bahan Praktikum
Adapun alat-alat yang digunakan dalam praktikum yaitu Mikroskop
cahaya,Gelas Benda,Gelas Penutup,Jarum pereparat,Jarum enten,Cawan petrim
(Petridish),Erlenmeyer,Inkubator, Penangas air
Tabung reaksi ,Otoklaf,Mikrowef,Spekrometer,,Seker,Pipet tetes,dan Lampu
bunsen.
3.
Prosedur Kerja
Adapun cara kerja yang di lakukan
pada saat praktikum yaitu :
a.
Disiapkan alat-alat yang akan digunakan
b.
Didengarkan penjelasan Dosen atau Co.Ass.Mengenai fungsi dan
mana alat-alat yang digunakan.
c.
Diamati atau digambar alat-alat praktikum.
C. Hasil
Pengamatan

Keterangan :
a. Eyeplece / Ocular (Lensa okuler)
fungsinya untuk memperbesar bayangan yang di bentuk oleh lensa obyektif.
b. Interpupilar distance adjustment knob (pengatur jarak inter
pupilar).
c. Observahan tuble (Tabung pengamatan / tabung okuler).
d. Diopter odjusment ring (Cincin pengatur deopler).
e. Revolving nosepiect (pemutar lensa obyektif).
f. Observation Tube Sucuring Knob (Sekrup pengencang tabung).
g. Obyektif lense (Lensa obyektif) Fungsinya memperbesar spesimen.
h. Vertikal feed Knob (sekrup pengatur pertikal) Fungsinya
untuk menaikkan / menurunkan obyek gelas.
i.
Carse Pocus Knob (Sekrup pokus kasar)
Fungsinya menaikkan / menurunkan meja benda ( untuk mencari fokus) secara kasar
dan cepat.
j. Fine focus knob (Sekrup pokus halus ) menaik /turunkan meja
bendasecara halus dan lembut.
k. Harizon feed Knob ( Sekrup pengatur horizon ) Fungsinya untuk mengatur ke kiri dan kekanan
obyek gelass.
l.
Main switch (Tombol on-off).
m. Brightness adjusment Knob (Pengatur kekuatan lampu ).
n. Iluminator (Sumber cahaya ).
o. Condensor Adjustement knob (Sekrup pengatur kondensor ) Fungsinya untuk menaik / turunkan kondensor.
p. Condensor (kondensr ) Fungsinya untuk mengumpulkan cahaya supaya
tertuju kelensa obyektif.
q. Stage (Meja benda ) Fungsinya untuk melakukan spesimen.
r. SpesimenHolder (Penjepit spesimen ).
2.
Gelas
Benda dan Gelas Penutup
![]() |
Keterangan :
a.
Meja benda ( gelas benda )
b.
Gelas penutup
Gelas
benda dilakukan digunakan untuk
meletakkan objek yang akan di amati atas meja benda. Sedangkan gelas penutup di
gunakan untuk menutup objek / pereparat di tutup di atas gelas benda untuk menghindari kontrak langsung antara lensa obyektif mikroba dengan objek
yang di amati dan dan untuk menjaga kemungkinan agar pereparat tidak
terkontaminasi dengan udara lain.
3 .
Jarum Pereparat
Jarum
pereparat digunakan untuk menipis dan
untuk melepaskan gumpalan-gumpalan objek/pereparat di atas gelas benda atau
melepaskan sisa objek/pereparat pada jarum enten.
4 . Jarum
enten
Di gunakan
untuk mengambil pereparat pad a cawan petri.
5 . Jarum ose
Di gunakan / mengambil pereparat berupa cairan
(Larutan).
![]() |
|||
Digunakan untuk meratakan penyebaran
pereparat / obyek.

Petridish
berfungsi untuk menaruh biakan
jamur / tempat berkembangnya jamur
mikroba.
8 . Erlenmeyer
Erlenmeyer terbuat dari gelas tanah
panas yang dapat di dunakan berbagai keperluan, terutama sebagai wadah yang
berupa larutan.
9 . Inkubator
Merupakan sebuah alat (ruangan tertutup) bentuk seperti lemari es dan
suhunya dapat di atur .Alat ini digunakan untuk mengikubasi atau memeram mikroba pada suhu yang
terkontrol.
10 . Waterbath (penangas air)
![]() |
Alat ini
digunakan untuk mempertahankan suhu media.
11 . Otoklaf
![]() |
Otoklap
merupakan alat yang di dunakan untuk sterilisasi dengan uap pans=as bertekanan
tinggi / mensterilkan berbagai macam alat dan bahan yang di gunakan dalam
mikrobiologi.
Kegunaan dari
masing-masing alat tersebut:
a.
Pipet ukur di gunakan untuk mengambil cairan atau
larutan sesuai dengan takaran yang sudah di tentukan dengan cara menyesuaikan
pada angka yang sudah tertentu.
b.
Pipet volum digunakan untuk mengambil cairan atau
larutan dengsan jumlah yang tertentu pada pipet.
c.
Pipet tetes di gunakan untuk mengambil larutan atau
cairan dalam jumlah sedikit.
d.
Tabung reaksi digunakan sebagai wadah larutan dan
untuk mebuat larutan dalam jumlah sedikit.
13 . Lampu Bunsen
![]() |
Di
gunakan untuk memanaskan alat-alat yang
di pakai untuk mengambil pereparat agar menjadi steril.
D. PEMBAHASAN
Dalam
praktikum mikrobiologi ini yaitu tentang pengenalan alat-alat praktikum di
laboratorium mikrobiologi serta tehnik-tehnik atau cara penggunaan alat-alat
yang berhubungan dengan praktikum . Dalam mempelajari alat-alat praktikum tersebut
tentunya menggunakan tehnik-tehnik atau cara husus untuk meneliti
mikroorganisme baik sifat maupun karaktristiknya.
Alat-alat
yang di gunakan dalam paktikum mikrobiologi juga harus dalam keadaan seteril
atau bebas dari kuman serta bakteri
,virus dan jamur.Dan untuk menseterilkan diperlukan pula pengetahuan tentang
cara atau tehnik sterilisasi .Hal ini disebapkan karena alat-alat yang di
gunakan pada praktikum mikrobiologi memiliki teknik sterilisasi yang berbeda.
Adapun
alat-alat yang di gunakan pada laboratorium mikrobiologi antara lain Mikroskop
cahaya,Autoklap,Inkubator,hot plate stirrer dan Stirrer bard ,Colony
counter,Biological safety,cabinet,Mikro pipet,dan Cawan petridish,Tabung
reaksi,Labu erlenmeyer,Glas ukur,Tabung burham,dan Jarum inokulum.Akan tetapi
alat yang di gunakan pada praktikum mikrobiologi kali ini yaitu mikroskop,,Cawan petri,Erlen
meyer,Inkubator,Waterbath,Otoklap,Pipet,Jarum pereparat,Jarum enten,Jarum ose,Pipet tetes,Gelas
benda dan gelas penutup,Lampu bunsen.
Mikroskop
merupakan alat yang di gunakan untuk memperbesar bayangan terutama benda-benda
yang tidak bisa di lihat oleh mata telanjang.Perbasaran bayangan pada mikroskop
cahaya ini di karenakan sederetan lensa yang di susun sedemikian rupa sehingga
bayangan benda menjadi lebih besar daripada ukuran sebenarnya.
Otoklap
adalah alat yang di gunakan untuk sterilisasi dengan uap panas bertekanan
tinggi,uap untuk otoklap dapat bersumber dari air yang di masukkan di
dalamnya/dari sumber di luar otokap.Sterilisasimenggunakan otoklaf merupakan
carta sterilisasi yang paling umum di lakukan.Bahan-bahan yang di seterilkan
adalah bahan-bahan yng tidak rusak karena pemanasan dan tekanan
tinggi.sedangkan penangas air adalah alat pemanas air yang suhunya dapat di
atur biasanya berkisar antara suhu kamar
-1200C
Cawan
petri (petridish) adalah sepasang cawan
gelas salahnya mempunyai ukuran yang kecil dari yang lain ,sehingga keduanya
ada yang berfungsisebagai wadah dan penitup.biasanya alat ini di buat dari
gelas atau plastik.Cawan petri yang di buat dari glas dapat di sterilkan dengan udara panas dan dapat digunakan
berulang-ulang .sedangkan cawan petri yang di buat dari plastik hanya bisa
digunakan sekali saja karena tidak dapat diseterilkan.
Erlenmeyer
atau labu dari gelas tanah peras yang dapat digunakan sebagai wadah bahan
berupa larutan.dengan alat ini ,bahan dapat dikocok,dipanaskan dengan lebih
aman karena diameter mulutnya yang jauh lebih kecil dari diameter
dasarnya.Inkubator adalah salah satu alat yang berupa atau mirip seperti lemari
es.
Dirgalsky
merupakan sebuah alat yang pada salah
satu berujung berupa ± 0,5.Alat ini di gunakan untuk meratakan penyebaran sel
bakteri maupun spora-spora jamur diatas
permukssn media,terutama jika pemanasan media dilakukan dengan cara sebaran,yaitu
penanaman dengan cara penaburan sejumlah tertentu,seperti bakteri atau jamur
diatas medium padat.
Gelas
benda merupakan salah satu kelengkapan yang dibutuhkan dalam pengamatan
organisme dengan mikmroskop.Sedangkan gelas penutup tidak dapat di pisahkan
dari gelas benda.Gelas penutup digunakan untuk menutupi objek atau pereparat
yang dilakukan diatas gelas benda untuk menghintari kontak langsung antara
lensa objektif dengan benda diamati atau untuk menjaga kemungkinan agar
pereparat tidak terkontaminasi dengan udara luar.
Arum
pereparat (Dissechon needle) digunakan untuk menipiskan dan melepaskan
gumpalan-gumpalan objek diatas gelas benda atau objek yang berupa potongan
media yang mengandung miselium jamur sebelum ditutup oleh gelas penutup. Jarum
yang juga digunakan yaitu jarum enten yang digunakan untuk mengambil pereparat
pada cawan petri.Jarum terahir adalah jarum ose yaitu jarum yang terbuat dari
kawat chrom berukuran 0,5 – 0,75(mm) alat ini digunakan untuk mengambil
pereparat yang berupa suspensi (suspensi bakteri atau suspensi spora jamur)u/
diletakkan diatas meja benda.
Berbagai
jenis pipet telah diperlihatkan dalam praktikum ini namun yang paling dominan
digunakan yaitu pipet tetes yang digunakan untuk mengambil cairan dalam jumlah kecil tanpa harus mengetahui
jumlah pastinya.Pipet ini dilengkapi karet dibagian yang atas berfungsi untuk
penyedot.Berbeda dengan pipet ukur ,pipet ukur mempunyai skala sehingga itu
dapat mempermudah dalam pengambilan cairan dalam jumlah tertentu.Sedangkan
pipet volume pipet volum ini mempunyai bagian yang membesar ditengahnya yang
merupakan tempat sebagian cairan ditampung.Pada bagian pangkal biasanya
dimasukan bagian yang tidak menyerap air ( non absorsing material) untuk
mencegah cauran melewati batas pangkal pipet sehingga tidak tertumpah lagi
keluar.
E. KESIMPULAN
Kesimpulan
yang dapt kami ambil dari hasil pengamatan dan pembahasan yaitu :
1.
Pengamatan mikroba tidak akan berjalan jika tidak ada
mikroskop dan perlengkapan mikroskop.
2.
Mikroskop cahaya tidak dapat bekerja apabila tidak ada
cahaya.
3.
Cawan petri yang terbuat dari gelas lebaih baik dari
cawan petri yang terbuat dari plastik.
4.
Semua alat-alat yang digunakan harus dalam keadaan
seteril (bebas dari organisme yang dapat mengkontaminasinya).
DAFTAR PUSTAKA
Anonim,2012.http://Wordpress.com / Pengenalan alat / black
sweetrargers / blog.htm.Diakses tanggal 01-03-2012.
Anonim,2012.http://Firebiology
07.Wordpress.com / 2009 / 04 / 19 / teknik- pengenalan-dan-penggunaan-mikroskop.diakses
tanggal 01-13-2012.
Campbell,Dkk,2003.Biologi Jilid II. Erlangga : Jakarta.
Hadietomo,1989.Dasar-Dassar Mikrobiologi.UIPress:Jakarta.
Pelezar
dan Chan,2005. Dasar-Dassar MikrobiologiJilid
II.UI:Jakarta





Tidak ada komentar:
Posting Komentar