Minggu, 27 Mei 2012

Laporan Mikrobiologi


A .    Landasan Teori
Berbagai macam alat yang di gunakan dalam praktikum mikrobiologi antara lain : Mikroskop cahaya (Brightfield microrcofe),Autoklaf,Inkubator (Incubator) hot plate stirrer dan stirreer bar,Coloni Counter,Biological Safati Cabinet,Mikropipet (micropipete) dan tip.Cawan petri (petridish),tabung reaksi (Reaction Tub/Test tube),Labu Erlenmeyer (erlenmeyer flask),Gelas ukur (Graduated Cylinder),Tabung durham  dan jarum inokulum (Anonim,2011).
Mikroskop cahaya memiliki perbesaran 1000 kali mikroskop ini memiliki kaki  yang berat dan kokoh agar dapat berdiri dan stabil.Mikroskop cahaya memiliki  tiga dimensi lensa yaitu : Obyektif, Lensa okuler,dan lensa kondensor.Lensa okuler di mikroskop bias membentuk bayangan tunggal (monokuler)  dan ganda (Binokuler).Pada ujung bawah mikroskop terdapat dudukan lensa  obyektif yang bisa di pasangi 3 lensa atau lebih.Dibawah tabung mikroskoptrdapat meja mikroskop yang merupakan tempat pereparat sistem lensa yang ke tiga adalah Kondensor.Kondensor berperan uuntuk menerangi obyek dan lensa mikroskop yang lain  (Campbell,2003).

Cawan petri atau telepa  petri adalah Sebuah wadah yang bundar yang terbuat dari plastik atau kaa yang digunakan untuk membiakkan sel.Cawan petri slalu berpasangsn ,ukuran yang kecil sebagai wadah,sedangkan yang lebih besar merupakan tutupnya.awan petri di namai menurut nama  penemunya pada tahun 2877 yaitu Julrus Richard Petri (1852-1921) ahli bakteri berkebsngsaan jermsn.Alat ini digunakan sebagai wadah untuk penyelidikan teropi  dan juga untuk mengkultur bakteri,khamir,spora atau biji-bijian.Cawan petri plastik dapat dimusnahkan sekali pakai untuk kultur bakteri (Pelezar,2005).
Pipet dapat dibedakan menjadi tiga yaitu Pipet tetes,Pipet ukur, dan pipet volum .Pipet tetes disebut juga pipet pasteur yang digunakan untuk mengambil  cairan dalam jumlah kecil tampa harus mengetahui jumlahnya  yang pasti dan bagian pangkalnya  di pasang alat penyedot  dan karet (Hadietomo,1989).
Mikroskop adalah Alat yang paling khas dalam laboratorium  Mikrobiologi yang memkberikan perbesaran yang membuat kita  dapat melihat setruktur mikroorganisme yang tidak dapat di liahat oleh mata telanjang.Mikroskop yang tersedia memungkinkan  jangkauan perbesaran  yang luas dari beberapa kali higga ribuan kali (Anonim,2011).











B . Metodologi  Praktikum
1.     Waktu dan Tempat Praktikum
Praktikum di laksanakan pada hari sabtu tanggal 31 Maret 2012 Jam 11 : 30 – 13 : 30 dilaboratorium mikrobiologi Fakultas pertanian  Universitas Mataram.
2.     Alat dan Bahan Praktikum
Adapun alat-alat yang digunakan dalam praktikum yaitu Mikroskop cahaya,Gelas Benda,Gelas Penutup,Jarum pereparat,Jarum enten,Cawan petrim (Petridish),Erlenmeyer,Inkubator, Penangas air  Tabung reaksi ,Otoklaf,Mikrowef,Spekrometer,,Seker,Pipet tetes,dan Lampu bunsen.
3.     Prosedur Kerja
Adapun cara kerja yang di lakukan pada saat praktikum yaitu :
a.     Disiapkan alat-alat yang akan digunakan
b.     Didengarkan penjelasan Dosen atau Co.Ass.Mengenai fungsi dan mana alat-alat yang digunakan.
c.      Diamati atau digambar alat-alat praktikum.






C.      Hasil Pengamatan
1.   Gambar mikroskop      








 







Keterangan :
a.     Eyeplece / Ocular  (Lensa okuler) fungsinya untuk memperbesar bayangan yang di bentuk oleh lensa obyektif.
b.     Interpupilar distance adjustment knob (pengatur jarak inter pupilar).
c.      Observahan tuble (Tabung pengamatan / tabung okuler).
d.     Diopter odjusment ring (Cincin pengatur deopler).
e.     Revolving nosepiect (pemutar lensa obyektif).
f.       Observation Tube Sucuring Knob (Sekrup pengencang tabung).
g.     Obyektif lense (Lensa obyektif) Fungsinya memperbesar spesimen.
h.     Vertikal feed Knob (sekrup pengatur pertikal) Fungsinya untuk menaikkan / menurunkan obyek gelas.
i.        Carse Pocus Knob (Sekrup pokus kasar) Fungsinya menaikkan / menurunkan meja benda ( untuk mencari fokus) secara kasar dan cepat.
j.       Fine focus knob (Sekrup pokus halus ) menaik /turunkan meja bendasecara halus dan lembut.
k.     Harizon feed Knob ( Sekrup pengatur horizon )  Fungsinya untuk mengatur ke kiri dan kekanan obyek gelass.
l.        Main switch (Tombol on-off).
m.  Brightness adjusment Knob (Pengatur kekuatan lampu ).
n.     Iluminator (Sumber cahaya ).
o.     Condensor Adjustement knob (Sekrup pengatur kondensor )  Fungsinya untuk menaik / turunkan kondensor.
p.     Condensor (kondensr ) Fungsinya untuk mengumpulkan cahaya supaya tertuju kelensa obyektif.
q.     Stage (Meja benda ) Fungsinya untuk melakukan spesimen.
r.      SpesimenHolder (Penjepit spesimen ).








2.   Gelas Benda dan Gelas Penutup


 


                                                                    
Keterangan :
a.     Meja benda ( gelas benda )
b.     Gelas penutup

                        Gelas benda dilakukan  digunakan untuk meletakkan objek yang akan di amati atas meja benda. Sedangkan gelas penutup di gunakan untuk menutup objek / pereparat di tutup di atas gelas benda untuk  menghindari kontrak langsung  antara lensa obyektif mikroba dengan objek yang di amati dan  dan untuk menjaga  kemungkinan agar pereparat tidak terkontaminasi dengan udara lain.

3 .  Jarum Pereparat


 
                                                                              
             Jarum pereparat  digunakan untuk menipis dan untuk melepaskan gumpalan-gumpalan objek/pereparat di atas gelas benda atau melepaskan sisa objek/pereparat pada jarum enten.
 4 .   Jarum enten


 
                                                                    
Di gunakan untuk mengambil pereparat pad a cawan petri.
5 .   Jarum ose
            
                                                                             
       
Di gunakan / mengambil pereparat  berupa cairan  (Larutan).
6 .   Drigalsky








 




Digunakan untuk meratakan penyebaran pereparat / obyek.
7 .   Cawan petridish



                                            
     Petridish  berfungsi untuk menaruh  biakan jamur  / tempat berkembangnya jamur mikroba.



8 .   Erlenmeyer
      
                           

       Erlenmeyer terbuat dari gelas tanah panas yang dapat di dunakan berbagai keperluan, terutama sebagai wadah yang berupa larutan.

9 .   Inkubator
    



Merupakan sebuah alat (ruangan tertutup) bentuk seperti lemari es dan suhunya dapat di atur .Alat ini digunakan untuk mengikubasi  atau memeram mikroba pada suhu yang terkontrol.
     10 .   Waterbath (penangas air)


 



                                                                
Alat ini digunakan untuk mempertahankan suhu media.
11 .   Otoklaf


 




Otoklap merupakan alat yang di dunakan untuk sterilisasi dengan uap pans=as bertekanan tinggi / mensterilkan berbagai macam alat dan bahan yang di gunakan dalam mikrobiologi.
12 .   Pipet ukur,pipet volum,pipet tetes dan tabung reaksi
a.                 b.                 c.                     d.
                                             


 


                                       Kegunaan dari masing-masing alat tersebut:
a.     Pipet ukur di gunakan untuk mengambil cairan atau larutan sesuai dengan takaran yang sudah di tentukan dengan cara menyesuaikan pada angka yang sudah tertentu.
b.     Pipet volum digunakan untuk mengambil cairan atau larutan dengsan jumlah yang tertentu pada pipet.
c.      Pipet tetes di gunakan untuk mengambil larutan atau cairan dalam jumlah sedikit.
d.     Tabung reaksi digunakan sebagai wadah larutan dan untuk mebuat larutan dalam jumlah sedikit.
         13 .   Lampu Bunsen


 



Di gunakan untuk memanaskan  alat-alat yang di pakai untuk mengambil pereparat agar menjadi steril.











D.     PEMBAHASAN
Dalam praktikum mikrobiologi ini yaitu tentang pengenalan alat-alat praktikum di laboratorium mikrobiologi serta tehnik-tehnik atau cara penggunaan alat-alat yang berhubungan dengan praktikum . Dalam mempelajari alat-alat praktikum tersebut tentunya menggunakan tehnik-tehnik atau cara husus untuk meneliti mikroorganisme baik sifat maupun karaktristiknya.
Alat-alat yang di gunakan dalam paktikum mikrobiologi juga harus dalam keadaan seteril atau bebas  dari kuman serta bakteri ,virus dan jamur.Dan untuk menseterilkan diperlukan pula pengetahuan tentang cara atau tehnik sterilisasi .Hal ini disebapkan karena alat-alat yang di gunakan pada praktikum mikrobiologi memiliki teknik sterilisasi yang berbeda.
Adapun alat-alat yang di gunakan pada laboratorium mikrobiologi antara lain Mikroskop cahaya,Autoklap,Inkubator,hot plate stirrer dan Stirrer bard ,Colony counter,Biological safety,cabinet,Mikro pipet,dan Cawan petridish,Tabung reaksi,Labu erlenmeyer,Glas ukur,Tabung burham,dan Jarum inokulum.Akan tetapi alat yang di gunakan pada praktikum mikrobiologi kali ini yaitu mikroskop,,Cawan petri,Erlen meyer,Inkubator,Waterbath,Otoklap,Pipet,Jarum pereparat,Jarum enten,Jarum ose,Pipet tetes,Gelas benda dan gelas penutup,Lampu bunsen.
Mikroskop merupakan alat yang di gunakan untuk memperbesar bayangan terutama benda-benda yang tidak bisa di lihat oleh mata telanjang.Perbasaran bayangan pada mikroskop cahaya ini di karenakan sederetan lensa yang di susun sedemikian rupa sehingga bayangan benda menjadi lebih besar daripada ukuran sebenarnya.
Otoklap adalah alat yang di gunakan untuk sterilisasi dengan uap panas bertekanan tinggi,uap untuk otoklap dapat bersumber dari air yang di masukkan di dalamnya/dari sumber di luar otokap.Sterilisasimenggunakan otoklaf merupakan carta sterilisasi yang paling umum di lakukan.Bahan-bahan yang di seterilkan adalah bahan-bahan yng tidak rusak karena pemanasan dan tekanan tinggi.sedangkan penangas air adalah alat pemanas air yang suhunya dapat di atur biasanya berkisar  antara suhu kamar -1200C
Cawan petri  (petridish) adalah sepasang cawan gelas salahnya mempunyai ukuran yang kecil dari yang lain ,sehingga keduanya ada yang berfungsisebagai wadah dan penitup.biasanya alat ini di buat dari gelas atau plastik.Cawan petri yang di buat dari glas dapat di sterilkan  dengan udara panas dan dapat digunakan berulang-ulang .sedangkan cawan petri yang di buat dari plastik hanya bisa digunakan sekali saja karena tidak dapat diseterilkan.
Erlenmeyer atau labu dari gelas tanah peras yang dapat digunakan sebagai wadah bahan berupa larutan.dengan alat ini ,bahan dapat dikocok,dipanaskan dengan lebih aman karena diameter mulutnya yang jauh lebih kecil dari diameter dasarnya.Inkubator adalah salah satu alat yang berupa atau mirip seperti lemari es.
Dirgalsky merupakan sebuah alat yang  pada salah satu berujung berupa ± 0,5.Alat ini di gunakan untuk meratakan penyebaran sel bakteri  maupun spora-spora jamur diatas permukssn media,terutama jika pemanasan media dilakukan dengan cara sebaran,yaitu penanaman dengan cara penaburan sejumlah tertentu,seperti bakteri atau jamur diatas medium padat.
Gelas benda merupakan salah satu kelengkapan yang dibutuhkan dalam pengamatan organisme dengan mikmroskop.Sedangkan gelas penutup tidak dapat di pisahkan dari gelas benda.Gelas penutup digunakan untuk menutupi objek atau pereparat yang dilakukan diatas gelas benda untuk menghintari kontak langsung antara lensa objektif dengan benda diamati atau untuk menjaga kemungkinan agar pereparat tidak terkontaminasi dengan udara luar.
Arum pereparat (Dissechon needle) digunakan untuk menipiskan dan melepaskan gumpalan-gumpalan objek diatas gelas benda atau objek yang berupa potongan media yang mengandung miselium jamur sebelum ditutup oleh gelas penutup. Jarum yang juga digunakan yaitu jarum enten yang digunakan untuk mengambil pereparat pada cawan petri.Jarum terahir adalah jarum ose yaitu jarum yang terbuat dari kawat chrom berukuran 0,5 – 0,75(mm) alat ini digunakan untuk mengambil pereparat yang berupa suspensi (suspensi bakteri atau suspensi spora jamur)u/ diletakkan diatas meja benda.
Berbagai jenis pipet telah diperlihatkan dalam praktikum ini namun yang paling dominan digunakan yaitu pipet tetes yang digunakan untuk mengambil cairan  dalam jumlah kecil tanpa harus mengetahui jumlah pastinya.Pipet ini dilengkapi karet dibagian yang atas berfungsi untuk penyedot.Berbeda dengan pipet ukur ,pipet ukur mempunyai skala sehingga itu dapat mempermudah dalam pengambilan cairan dalam jumlah tertentu.Sedangkan pipet volume pipet volum ini mempunyai bagian yang membesar ditengahnya yang merupakan tempat sebagian cairan ditampung.Pada bagian pangkal biasanya dimasukan bagian yang tidak menyerap air ( non absorsing material) untuk mencegah cauran melewati batas pangkal pipet sehingga tidak tertumpah lagi keluar. 
















E.      KESIMPULAN 
Kesimpulan yang dapt kami ambil dari hasil pengamatan dan pembahasan yaitu :
1.     Pengamatan mikroba tidak akan berjalan jika tidak ada mikroskop dan perlengkapan mikroskop.
2.     Mikroskop cahaya tidak dapat bekerja apabila tidak ada cahaya.
3.     Cawan petri yang terbuat dari gelas lebaih baik dari cawan petri yang terbuat dari plastik.
4.     Semua alat-alat yang digunakan harus dalam keadaan seteril (bebas dari organisme yang dapat mengkontaminasinya).











DAFTAR PUSTAKA

Anonim,2012.http://Wordpress.com / Pengenalan alat / black sweetrargers /                                                                                                                                                                                                                                                                        blog.htm.Diakses tanggal 01-03-2012.
Anonim,2012.http://Firebiology 07.Wordpress.com / 2009 / 04 / 19 / teknik-        pengenalan-dan-penggunaan-mikroskop.diakses tanggal 01-13-2012.
Campbell,Dkk,2003.Biologi Jilid II. Erlangga : Jakarta.
Hadietomo,1989.Dasar-Dassar Mikrobiologi.UIPress:Jakarta.
Pelezar dan Chan,2005. Dasar-Dassar MikrobiologiJilid II.UI:Jakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar